18 Juni 2015

Perlukah melepas baterai laptop pada saat dinyalakan terus menerus ???

Artikel ini saya copy dari teman saya Radite Putut yang diterbitkan pada 18 Juni 2011 jam 10:20 di facebook.com.

Sebenarnya para ‘pakar-pakar’ pembuat laptop di dunia sudah memprediksi akan kemungkinan baterai ini. Dan laptop pun sudah dirancang sedemikian rupa oleh mereka. Jadi kalau ada cara ‘melepas baterai’ atau ‘charge-discharging’ bukan solusi. Melepas baterai “Sangat Tidak Dianjurkan” oleh pembuatnya, alasannya jika tiba-tiba listrik mati atau tegangan naik turun akan merusak komponen hardware di laptop. Karena baterai juga berfungsi sebagai stabiliser dan back up laptop ketika listrik mati atau tegangan naik turun. JADI MAU PILIH LAPTOP RUSAK ATAU BATERAI BERKURANG KEMAMPUANNYA??? (harga motherboard laptop berapa kali harga baterai tuh) ckckck

Saya pernah mendengar pendapat aneh lagi.. “Jika battery sudah penuh, harus dicabut adaptornya”
Ini lebih parah lagi.. karena setiap battery itu memiliki cycle count..

Semakin sering charging (pengisian) lalu discharging (pengosongan) akan mengurangi cycle count itu. Jika cycle count nya sudah melebihi batas yang ditentukan, efeknya baterai drop.

Laptop jaman dekarang udah canggih lah, ada pemutus arusnya kalau baterai penuh, masa hal gini ga dipikir oleh pembuatnya?? THINK SMART DONG!

• Gunakan laptop seperti cara kerja PC, jika g ada listrik matikan saja
• Suatu Saat Kerja Batrei pasti akan menurun, Mending Rusak Batrei Daripada Rusak LAPTOP ato hardware lainnya..
Sumber : http://blog.fastncheap.com/

pengalaman pribadi Laptop yang sering saya lepas dari charger setelah batrey penuh, umur batrey menjadi lebih pendek buktinya batrey Laptop saya hanya berumur 1 tahun. sekarang saya juga lagi eksperimen juga untuk tidak melepas charging pada saat betrey penuh. Kalo memang ngedrop ya beli lagi saja kan batrey lebih murah dari pada Motherboard :P mending rusak motherboard atau batrey yang cuma seharga 1 jt ??? Yang terpenting adalah menjaga suhu dibagian batrey lebih stabil, karen abatre Li-ION tidak terlalu suka dengan suhu panas. kalo memang harus ganti batrei wajar lah batrei juga punya umur dan termasuk barang habis pakai pada Laptop :D Kalo memang harus ganti ya hitung saja sebagai ongkos perawatan laptop :D 1-2 th nabung sampe 1 jt kan ga masalah dari pada harus laptopnya yang rusak ????

Artikel Terkait

Perlukah melepas baterai laptop pada saat dinyalakan terus menerus ???
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

3 komentar

11 Mei 2012 07.18 delete

thanks info gan,, soale dari dulu masih bingung kalo soal urusan batre laptop

Reply
avatar
9 Agustus 2012 00.43 delete

Like ... like...like...

Reply
avatar
3 November 2013 19.36 delete

makin bimbang aja nih. pendapat orang beda beda.. bener juga sih kalau mother board lebih mahal dari battery. pikir 2 kali nih

Reply
avatar

Open Cbox