23 Januari 2016

Kembali Ngeblog, Bersama Kereta Mini Indonesia - Harga Kereta Mini Murah Hanya disini

Setelah sekian lamaaaaanya ga ngeblog, kali ini saya akan memberikan sedikit informasi tentang usaha yang banyak diremehkan sebagian orang.

Seperti terlihat pada gambar disamping, tentu sudah tidak asing lagi bukan?

Ya, kereta mini atau orang sebut sebagai odong-odong. Usaha yang menggiurkan namun tidak banyak dilirik orang karena kesannya usaha kampungan.

Itu tidaklah benar sama sekali, mari kita tengok sebntar analisa bisnis odong-odong ini.

Kereta mini disamping bisa memuat sekitar 10 (sepuluh) penumpang anak-anak. Jika 1 (satu) anak dikenakan ongkos sewa Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) untuk sekitar 10 (sepuluh) menit, maka untuk 10 (sepuluh) anak, adalah rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah). Maka untuk 1 (satu) jam saja bisa mendapat uang sewa sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah).

Coba Anda bayangkan dimasa sulit ini, masih ada usaha yang mungkin tidak pernah diperhitungkan orang seperti usaha odong-odong ini. Mari kita lanjutkan lagi bahasannya. Untuk harga kereta mini ini sekitar Rp. 25.000,000,- (dua puluh lima juta rupiah). Bisa Anda bayangkan berapa kira-kira BEP atau uang modal kembali? Kerajinan Anda yang menentukan.

Kereta mini atau odong-odong diatas bisa Anda dapatkan di:

Jl. Pisangan Raya No. 13 RT 08 RW 04
Desa Satria Mekar, Kec.Tambun Utara
Kab. Bekasi, 17510
Telp: 021-29259584
Faks: 021-29259585
CP: Hendra
HP : 08118408787
BBM : 5C31CDA1

8 Oktober 2015

Cara Mudah Untuk Mengetahui Kualitas Koneksi Internet Telkomspeedy Anda

Sudah menjadi kelaziman apabila anda seorang pelanggan koneksi internet telkomspeedy, apabila koneksi internet anda lemot atau terputus pertama yang Anda lakukan adalah telepon 147. Dan tentunya anda bosan dengan jawaban yang sama setiap Anda telepon. Sebenarnya ada cara mudah untuk mengetahui kualitas koneksi internet telkomspeedy anda.

Setelah login ke modem telkomspeedy Anda, maka akan langsung menuju halaman status koneksi internet telkomspeedy. Silakan perhatikan angka-angka sebagai berikut:

Tabel 1: Klasifikasi SNR_Margin (Signal-to-Noise Margin)
------------------------------- Makin TINGGI makin BAIK -------------------------------
29,0 dB ~ ke atas = Outstanding (bagus sekali)
20,0 dB ~ 28,9 dB = Excellent (bagus) • Koneksi stabil.
11,0 dB ~ 19,9 dB = Good (baik) • Sinkronisasi sinyal ADSL dapat berlangsung lancar.
07,0 dB ~ 10,9 dB = Fair (cukup) • Rentan terhadap variasi perubahan kondisi pada jaringan.
00,0 dB ~ 06,9 dB = Bad (buruk) • Sinkronisasi sinyal gagal atau tidak lancar (ter-putus²).
--------------------------------------------------------

Tabel 2: Klasifikasi Line Attenuation (Redaman pada Jalur)
 -------------------------------  Makin RENDAH makin BAIK -------------------------------
00,0 dB ~ 19,99 dB = Outstanding (bagus sekali)
20,0 dB ~ 29,99 dB = Excellent (bagus)
30,0 dB ~ 39,99 dB = Very good (baik)
40,0 dB ~ 49,99 dB = Good (cukup)
50,0 dB ~ 59,99 dB = Poor (buruk) • Kemungkinan akan timbul masalah koneksi (tidak lancar, dsb).
60,0 dB ~ ke atas = Bad (amburadul) • Pasti akan timbul banyak gangguan koneksi (sinyal hilang, tidak bisa connect, dsb).
----------------------------------------------------------

Referensi:
Disarikan dari berbagai sumber
AT&T|Alcatel|Cisco|ComCast|Verizon|BellSympatico|Whirpool|DSLReports|WebA
Sumber tabel: http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/SNR_Margin_dan_Line_Attenuation

Dengan melihat tabel tersebut diatas, Anda sudah dapat menentukan apakah koneksi internet telkomspeedy Anda apakah cukup stabil, bagus atau tidak.

5 Oktober 2015

Belajar mengetik dengan sepuluh jari

Kemampuan mengetik merupakan modal awal yang harus dimiliki bagi seseorang yang ingin mempelajari dunia komputer. Salah satu alat input utama komputer adalah keyboard yang berisi deretan huruf-huruf dan angka serta beberapa simbol. Untuk dapat mengoperasikan keyboard tidak serta merta berjalan dengan sendirinya, kita butuh belajar dan berlatih. Pada kenyataannya cukup banyak orang yang mengetik hanya dengan sebelas jari alias menggunakan jari telunjuk kanan dan telunjuk kiri saja :D gak keren sama sekali !!

Menurut sahabat saya kemampuan mengetik itu masuk dalam kategori skill atau keahlian, so beda dengan pengetahuan. Jika dalam pengetahuan yang kita butuhkan hanya informasi (baca dan pahami) namun jika bicara tentang skill maka yang harus kita lakukan adalah bergerak alias praktek.

Lalu prakteknya gimana?

Untuk dapat mengetik dengan lancar dan cepat tidak ada jalan lain selain ngetik, ngetik dan ngetik.

Nah untuk anda yang ingin memiliki keahlian mengetik cepat dengan sepuluh jari (bukan sebelas jari) :D di bawah ini ada games typer shark sebagai teman untuk anda berlatih. Asalkan anda rajin berlatih minimal sekali dalam sehari, saya yakin dalam waktu yang cukup singkat anda sudah terbiasa menggunakan 10 jari anda untuk mengetik.

Game typer shark ini dilengkapi dengan panduan cara mengetik dengan sepuluh jari. Maksudnya? dalam game ini kita dituntun dari dasar cara yang benar dalam meletakkan jari pada keyboard. Misalnya jari telunjuk kanan hanya memiliki tugas untuk menekan tombol Y, H, N, U, J, M. dan seterusnya. Jika latihan dirasa sudah cukup, anda dapat menguji kemampuan anda dengan memainkan game yang berbentuk ikan hiu, tugas anda adalah mengetik setiap kata yang dibawa oleh ikan hiu itu. Penasaran??

Silahkan download gamenya disini, sedangkan sumber artikel ini klik disini

Bergaul Aman di Internet Bagi Remaja

Kasus yang terjadi pada MNT, remaja belia berusia 14 tahun yang kabur bersama teman lelakinya Febriari (18) menjadi pelajaran berharga bagi orangtua. MNT mengenal Ari lewat situs pertemanan Facebook.

Pelajar SMP di Sidoarjo, Jawa Timur ini menghilang dari kediaman keluarganya di jalan Alamanda Blok L 14, Bumi Serpong Damai, Serpong, Tangerang. Belakangan ia diketahui lari bersama Ari yang tinggal di Serang, Banten.

Kasus MNT menyadarkan semua pihak bahwa interaksi sosial lewat dunia maya tidak sepenuhnya aman. Mudahnya akses internet saat ini menuntut orangtua untuk mendalami perkembangan teknologi. Orangtua diharapkan bisa memberi gambaran mengenai sisi positif dan negatif bergaul di jejaring sosial yang kini semakin menjamur, sehingga anak bisa berinternet dengan sehat.

Agar tidak salah langkah, sebaiknya ajak remaja Anda menjalani sembilan cara berinternet sehat seperti yang dikutip VIVAnews dari situs www.ictwatch.com yang giat mengkampanyekan Internet Sehat.

Pertama, ingatlah, meskipun kejujuran adalah segalanya, tidak semua orang di Internet melakukan hal tersebut. Jadi, ketika sedang menggunakan internet atau chatting, berhati-hatilah. Karena kita tidak akan pernah tahu ketika ada orang yang mengaku a/s/l (age/sex/location) – nya adalah “19/f/jkt” (baca: umur 19 tahun, female/perempuan, berlokasi di Jakarta) dan bersekolah atau berkuliah di suatu tempat, sebenarnya adalah “40/m/anywhere” dan pengangguran, alias sama sekali bukan orang yang kita bayangkan atau kita imajinasikan.

Kedua, janganlah mudah terpengaruh dengan data-data pribadi orang lain di internet yang menarik perhatianmu. Di internet banyak sekali orang iseng yang berpura-pura menjadi orang lain, entah menjadi lebih muda/tua ataupun mengaku perempuan/lelaki hanya untuk bercanda dan menjahili orang lain, hingga untuk menjebak atau membuat malu orang lain. Waspadalah dengan siapapun yang ingin tahu terlalu banyak.

Ketiga, tidak ada satu pun aturan di dunia yang mengharuskan kamu untuk bercerita jujur tentang jati diri kepada orang lain di internet. Simpanlah baik-baik informasi tentang nama, usia, alamat rumah, alamat sekolah dan nomor telepon. Jangan pedulikan permintaan dari orang yang baru dikenal di Internet. Percayakan pada instingmu, jika seseorang membuatmu tidak nyaman, tinggalkan saja.

Keempat, curahkan perasaanmu pada sahabatmu. Jika kamu berencana bertemu dengan seseorang yang kamu kenal di internet, ajaklah sahabatmu atau orang yang kamu percaya untuk menemani.

Kelima, pastikan agar sahabatmu di dunia nyata mengetahui apa yang tengah kamu pikirkan atau lakukan. Bahkan jika ada masalah, baik terhadap keluarga, sekolah maupun pacar, ceritakanlah pada sahabat atau orang yang kamu percaya di kehidupan nyata, bukan yang hanya kamu kenal di Internet. Bercerita kepada sahabatmu di kehidupan nyata jauh lebih baik dan lebih terpercaya daripada seseorang asing yang kamu kenal di sebuah chat room.

Keenam, jka kamu menerima kiriman e-mail, file ataupun gambar-gambar yang isinya mencurigakan dari seseorang yang tidak dikenal dan kamu tidak percaya, langsung hapus saja kiriman-kiriman tersebut. Perlakukan kiriman tersebut seperti layaknya sebuah e-mail sampah. Kamu bisa mendapatkan rugi yang besar hanya gara-gara mempercayai seseorang yang sama sekali belum pernah ditemui atau kenali.

Ketujuh, hal tersebut juga berlaku pada link atau URL yang tampak mencurigakan. Janganlah kamu meng-klik apapun yang tidak kamu yakini sumbernya dan keamanannya, walaupun dengan alasan sekedar ingin mencari jawab atas rasa keingin-tahuanmu.

Kedelapan, jauhi chat room atau mailing-list yang isinya provokatif ataupun berisi hal-hal negatif lainnya. Jangan mudah terperdaya rayuan-rayuan seseorang di internet yang mencoba mempengaruhi kamu agar menjadikannya seorang teman sebagaimana dalam kehidupan sehari-hari.

Kesembilan, jangan pula mudah terpancing dengan provokasi seseorang yang memanas-manasi kamu untuk bertengkar di internet.

Nah, khusus untuk jejaring sosial seperti Facebook, penggiat kampanye Internet Sehat, Donny BU menyarankan agar Facebookers tidak sembarangan mengumbar data di jejaring pertemanan ini.

Menurut Donny, memasang profil lengkap memang memudahkan mendapat teman. Namun di sisi lain data itu justru bisa disalahgunakan.

Sumber artikel ini klik disini

4 Oktober 2015

Rayuan Setan Dalam Pacaran

Para pembaca yang budiman, ketika seseorang beranjak dewasa, muncullah benih di dalam jiwa untuk mencintai lawan jenisnya. Ini merupakan fitrah (insting) yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan terhadap perkara yang dinginkannya berupa wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenagan hidup di dunia. Dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali Imran: 14)

Adab Bergaul Antara Lawan Jenis

Islam adalah agama yang sempurna, di dalamnya diatur seluk-beluk kehidupan manusia, bagaimana pergaulan antara lawan jenis. Di antara adab bergaul antara lawan jenis sebagaimana yang telah diajarkan oleh agama kita adalah:

1. Menundukkan pandangan terhadap lawan jenis

Allah berfirman yang artinya, “Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendahlah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 30). Allah juga berfirman yang artinya,”Dan katakalah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 31)

2. Tidak berdua-duaan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan (kholwat) dengan wanita kecuali bersama mahromnya.” (HR. Bukhari & Muslim)

3. Tidak menyentuh lawan jenis

Di dalam sebuah hadits, Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat (janji setia kepada pemimpin).” (HR. Bukhari). Hal ini karena menyentuh lawan jenis yang bukan mahromnya merupakan salah satu perkara yang diharamkan di dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani dengan sanad hasan)

Jika memandang saja terlarang, tentu bersentuhan lebih terlarang karena godaannya tentu jauh lebih besar.

Salah Kaprah Dalam Bercinta

Tatkala adab-adab bergaul antara lawan jenis mulai pudar, luapan cinta yang bergolak dalam hati manusia pun menjadi tidak terkontrol lagi. Akhirnya, setan berhasil menjerat para remaja dalam ikatan maut yang dikenal dengan “pacaran“. Allah telah mengharamkan berbagai aktifitas yang dapat mengantarkan ke dalam perzinaan. Sebagaimana Allah berfirman yang artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesugguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. al-Isra’: 32). Lalu pintu apakah yang paling lebar dan paling dekat dengan ruang perzinaan melebihi pintu pacaran?!!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak adam bagiannya dari zina, yang pasti akan mengenainya. Zina mata adalah dengan memandang, zina lisan adalah dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan dan berangan-angan, lalu farji (kemaluan) yang akan membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Bukhari & Muslim). Kalaulah kita ibaratkan zina adalah sebuah ruangan yang memiliki banyak pintu yang berlapis-lapis, maka orang yang berpacaran adalah orang yang telah memiliki semua kuncinya. Kapan saja ia bisa masuk. Bukankah saat berpacaran ia tidak lepas dari zina mata dengan bebas memandang? Bukankah dengan pacaran ia sering melembut-lembutkan suara di hadapan pacarnya? Bukankah orang yang berpacaran senantiasa memikirkan dan membayangkan keadaan pacarnya? Maka farjinya pun akan segera mengikutinya. Akhirnya penyesalan tinggallah penyesalan. Waktu tidaklah bisa dirayu untuk bisa kembali sehingga dirinya menjadi sosok yang masih suci dan belum ternodai. Setan pun bergembira atas keberhasilan usahanya….

Iblis, Sang Penyesat Ulung

Tentunya akan sulit bagi Iblis dan bala tentaranya untuk menggelincirkan sebagian orang sampai terjatuh ke dalam jurang pacaran gaya cipika-cipiki atau yang semodel dengan itu. Akan tetapi yang perlu kita ingat, bahwasanya Iblis telah bersumpah di hadapan Allah untuk menyesatkan semua manusia. Iblis berkata, “Demi kekuasaan-Mu, aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (QS. Shaad: 82). Termasuk di antara alat yang digunakan Iblis untuk menyesatkan manusia adalah wanita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah (ujian) yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.” (HR. Bukhari & Muslim). Kalaulah Iblis tidak berhasil merusak agama seseorang dengan menjerumuskan mereka ke dalam gaya pacaran cipika-cipiki, mungkin cukuplah bagi Iblis untuk bisa tertawa dengan membuat mereka berpacaran lewat telepon, SMS atau yang lainnya. Yang cukup menyedihkan, terkadang gaya pacaran seperti ini dibungkus dengan agama seperti dengan pura-pura bertanya tentang masalah agama kepada lawan jenisnya, miss called atau SMS pacarnya untuk bangun shalat tahajud dan lain-lain.

Ringkasnya sms-an dengan lawan jenis, bukan saudara dan bukan karena kebutuhan mendesak adalah haram dengan beberapa alasan: (a) ini adalah semi berdua-duaan, (b) buang-buang pulsa, dan (c) ini adalah jalan menuju perkara yang haram. Mudah-mudahan Allah memudahkan kita semua untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

***

Penulis: Ibnu Sutopo Yuono
Artikel www.muslim.or.id

3 Oktober 2015

Animisme yang Tertinggal

Perintis, pelopor dan pembuka pertama penyiaran serta pengembangan Islam di Pulau Jawa adalah para ulama/mubaligh yang berjumlah sembilan (semoga Allah merahmati beliau semua), yang populer dengan sebuatan Wali Songo. Atas perjuangan mereka, berhasil mendirikan sebuah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang berpusat di Demak, Jawa Tengah.

Para ulama yang sembilan dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam di tanah Jawa yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dan Budha mendapat kesulitan dalam membuang adat istiadat upacara keagamaan lama bagi mereka yang telah masuk Islam.

Para ulama yang sembilan (Wali Songo) dalam menangguangi masalah adat istiadat lama bagi mereka yang telah masuk Islam terbagi menjadi dua aliran yaitu ALIRAN GIRI dan ALIRAN TUBAN.

ALIRAN GIRI adalah suatu aliran yang dipimpin oleh Raden Paku (Sunan Giri) dengan para pendukung Raden Rahmat (Sunan Ampel), Syarifuddin (Sunan Drajat) dan lain-lain.

Aliran ini dalam masalah ibadah sama sekali tidak mengenal kompromi dengan ajaran Budha, Hindu, keyakinan animisme dan dinamisme. Orang yang dengan suka rela masuk Islam lewat aliran ini, harus mau membuang jauh-jauh segala adat istiadat lama yang bertentangan dengan syari’at Islam tanpa reserve. Karena murninya aliran dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam, maka aliran ini disebut ISLAM PUTIH.

Adapun ALIRAN TUBAN adalah suatu aliran yang dipimpin oleh R.M. Syahid (Sunan Kalijaga) yang didukung oleh Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, dan Sunan Gunung Djati.

Aliran ini sangat moderat, mereka membiarkan dahulu terhadap pengikutnya yang mengerjakan adat istiadat upacara keagamaan lama yang sudah mendarah daging sulit dibuang, yang penting mereka mau memeluk Islam. Agar mereka jangan terlalu jauh menyimpang dari syari’at Islam. Maka para wali aliran Tuban berusaha agar adat istiadat Budha, Hindu, animisme dan dinamisme diwarnai keislaman. Karena moderatnya aliran ini maka pengikutnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan pengikut aliran Giri yang “radikal”. aliran ini sangat disorot oleh aliran Giri karena dituduh mencampur adukan syari’at Islam dengan agama lain. Maka aliran ini dicap sebagai aliran Islam abangan.

Dengan ajarah agama Hindu yang terdapat dalam Kitab Brahmana. Sebuah kitab yang isinya mengatur tata cara pelaksanaan kurban, sajian-sajian untuk menyembah dewa-dewa dan upacara menghormati roh-roh untuk menghormati orang yang telah mati (nenek moyang) ada aturan yang disebut Yajna Besar dan Yajna Kecil.

Yajna Besar dibagi menjadi dua bagian yaitu Hafiryayajna dan Somayjna. Somayjna adalah upacara khusus untuk orang-orang tertentu. Adapun Hafiryayajna untuk semua orang.
Somayajna adalah upacara khusus untuk orang-orang tertentu. Adapun Hafiryayajna untuk semua orang.

Hafiryayajna terbagi menjadi empat bagian yaitu : Aghnidheya, Pinda Pitre Yajna, Catur masya, dan Aghrain. Dari empat macam tersebut ada satu yang sangat berat dibuang sampai sekarang bagi orang yang sudah masuk Islam adalah upacara Pinda Pitre Yajna yaitu suatu upacara menghormati roh-roh orang yang sudah mati.

Dalam upacara Pinda Pitre Yajna, ada suatu keyakinan bahwa manusia setelah mati, sebelum memasuki karman, yakni menjelma lahir kembali kedunia ada yang menjadi dewa, manusia, binatang dan bahkan menjelma menjadi batu, tumbuh-tumbuhan dan lain-lain sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup, dari 1-7 hari roh tersebut masih berada dilingkungan rumah keluarganya. Pada hari ke 40, 100, 1000 dari kematiannya, roh tersebut datang lagi ke rumah keluarganya. Maka dari itu, pada hari-hari tersebut harus diadakan upacara saji-sajian dan bacaan mantera-mantera serta nyanyian suci untuk memohon kepada dewa-dewa agar rohnya si fulan menjalani karma menjadi manusia yang baik, jangan menjadi yang lainnya.

Pelaksanaan upacara tersebut diawali dengan aghnideya, yaitu menyalakan api suci (membakar kemenyan) untuk kontak dengan para dewa dan roh si fulan yang dituju. Selanjutnya diteruskan dengan menghidangkan saji-sajian berupa makanan, minuman dan lain-lain untuk dipersembahkan ke para dewa, kemudian dilanjutkan dengan bacaan mantra-mantra dan nyanyian-nyanyian suci oleh para pendeta agar permohonannya dikabulkan.*1

Musyawarah Para Wali-Wali

Pada masa para wali dibawah pimpinan Sunan Ampel, pernah diadakan musyawarah antara para wali untuk memecahkan adat istiadat lama bagi orang yang telah masuk Islam. Dalam musyawarah tersebut Sunan Kali Jaga selaku Ketua aliran Tuban mengusulkan kepada majlis musyawarah agar adat istiadat lama yang sulit dibuang, termasuk didalamnya upacara Pinda Pitre Yajna dimasuki unsur keislaman.

Usulan tersebut menjadi masalah yang serius pada waktu itu sebab para ulama (wali) tahu benar bahwa upacara kematian adat lama dan lain-lainnya sangat menyimpang dengan ajaran Islam yang sebenarnya.

Mendengar usulan Sunan Kali Jaga yang penuh diplomatis itu, Sunan Ampel selaku penghulu para wali pada waktu itu dan sekaligus menjadi ketua sidang/musyawarah mengajukan pertanyaan sebagai berikut :

“Apakah tidak dikhawatirkan dikemudian hari?, bahwa adat istiadat lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran Islam, sehingga kalau demikian nanti apakah hal ini tidak akan menjadikan bid’ah”?.
Pertanyaan Sunan Ampel tersebut kemudian dijawab oleh Sunan Kudus sebagai berikut :

“Saya sangat setuju dengan pendapat Sunan Kali Jaga”

Sekalipun Sunan Ampel, Sunan Giri, dan Sunan Drajat sangat tidak menyetujui, akan tetapi mayoritas anggota musyawarah menyetujui usulan Sunan Kali Jaga, maka hal tersebut berjalan sesuai dengan keinginannya. Mulai saat itulah secara resmi berdasarkan hasil musyawarah, upacara dalam agama Hindu yang bernama Pinda Pitre Yajna dilestarikan oleh orang-orang Islam aliran Tuban yang kemudian dikenal dengan nama nelung dino, mitung dina, matang puluh, nyatus, dan nyewu.

Dari akibat lunaknya aliran Tuban, maka bukan saja upacara seperti itu yang berkembang subur, akan tetapi keyakinan animisme dan dinamisme serta upacara-upacara adat lain ikut berkembang subur. Maka dari itu tidaklah heran muridnya Sunan Kali Jaga sendiri yang bernama Syekh Siti Jenar merasa mendapat peluang yang sangat leluasa untuk mensinkritismekan ajaran Hindu dalam Islam. Dari hasil olahannya, maka lahir suatu ajaran klenik/aliran kepercayaan yang berbau Islam. Dan tumbuhlah apa yang disebut “Manunggaling Kaula Gusti” yang artinya Tuhan menyatu dengan tubuhku. Maka tatacara untuk mendekatkan diri kepada Allah lewat shalat, puasa, zakat, haji dan lain sebagainya tidak usah dilakukan.

Sekalipun Syekh Siti Jenar berhasil dibunuh, akan tetapi murid-muridnya yang cukup banyak sudah menyebar dimana-mana. Dari itu maka kepercayaan seperti itu hidup subur sampai sekarang.

Keadaan umat Islam setelah para wali meninggal dunia semakin jauh dari ajaran Islam yang sebenarnya. para Ulama aliran Giri yang terus mempengaruhi para raja Islam pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menegakkan syari’at Islam yang murni mendapat kecaman dan ancaman dari para raja Islam pada waktu itu, karena raja-raja Islam mayoritas menganut aliran Tuban. Sehingga pusat pemerintahan kerajaan di Demak berusaha dipindahkan ke Pajang agar terlepas dari pengaruh para ulama aliran Giri.

Pada masa kerajaan Islam di Jawa, dibawah pimpinan raja Amangkurat I, para ulama yang berusaha mempengaruhi keraton dan masyarakat, mereka ditangkapi dan dibunuh/dibrondong di lapangan Surakarta sebanyak 7.000 orang ulama. Melihat tindakan yang sewenang-wenang terhadap ulama aliran Giri itu, maka Trunojoyo, Santri Giri berusaha menyusun kekuatan untuk menyerang Amangkurat I yang keparat itu.

Pada masa kerajaan dipegang oleh Amangkurat II sebagai pengganti ayahnya, ia membela, dendam terhadap Truno Joyo yang menyerang pemerintahan ayahnya. Ia bekerja sama dengan VOC menyerang Giri Kedaton dan semua upala serta santri aliran Giri dibunuh habis-habisan, bahkan semua keturunan Sunan Giri dihabisi pula. Dengan demikian lenyaplah sudah ulama-ulama penegak Islam yang konsekwen. Ulama-ulama yang boleh hidup dimasa itu adalah ulama-ulama yang lunak (moderat) yang mau menyesuaikan diri dengan keadaan masyarakat yang ada. maka bertambah suburlah adat-istiadat lama yang melekat pada orang-orang Islam, terutama upacara adat Pinde Pitre Yajna dalam upacara kematian.

Keadaan yang demikian terus berjalan berabad-abad tanpa ada seorang ulamapun yang muncul untuk mengikis habis adat-istiadat lama yang melekat pada Islam terutama Pinda Pitre Yajna. Baru pada tahun 1912 M, muncul seorang ulama di Yogyakarta bernama K.H. Ahmad Dahlan yang berusaha sekuat kemampuannya untuk mengembalikan Islam dari sumbernya yaitu Al Qur’an dan As Sunnah, karena beliau telah memandang bahwa Islam dalam masyrakat Indonesia telah banyak dicampuri berbagai ajaran yang tidak berasal dari Al Qur’an dan Al Hadits, dimana-mana merajalela perbuatan khurafat dan bid’ah sehingga umat Islam hidup dalam keadaan konservatif dan tradisional.

Munculnya K.H. Ahmad Dahlan bukan saja berusaha mengikis habis segala adat istiadat Budha, Hindu, animisme, dinamisme yang melekat pada Islam, akan tetapi juga menyebarkan fikiran-fikiran pembaharuan dalam Islam, agar umat Islam menjadi umat yang maju seperti umat-umat lain. Akan tetapi aneh bin ajaib, kemunculan beliau tersebut disambut negatif oleh sebagian ulama itu sendiri, yang ternyata ulama-ulama tersebut adalah ulama-ulama yang tidak setuju untuk membuang beberapa adat istiadat Budha dan Hindu yang telah diwarnai keislaman yang telah dilestarikan oleh ulama-ulama aliran Tuban dahulu, yang antara lain upacara Pinda Pitre Yajna yang diisi nafas Islam, yang terkenal dengan nama upacara nelung dina, mitung dina, matang dina, nyatus, dan nyewu.

Pada tahun 1926 para ulama Indonesia bangkit dengan didirikannya organisasi yang diberi nama “Nahdhatul Ulama” yang disingkat NU. Pada muktamarnya di Makasar NU mengeluarkan suatu keputusan yang antara lain :

“Setiap acara yang bersifat keagamaan harus diawali dengan bacaan tahlil yang sistimatikanya seperti yang kita kenal sekarang di masyarakat”.

Keputusan ini nampaknya benar-benar dilaksanakan oleh orang NU. Sehingga semua acara yang bersifat keagamaan diawali dengan bacaan tahlil, termasuk acara kematian. Mulai saat itulah secara lambat laun upacara Pinda Pitre Yajna yang diwarnai keislaman berubah nama menjadi tahlilan sampai sekarang.


Sesuai dengan sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian, maka istilah tahlilan dalam upacara kematian hanya dikenal di Jawa saja. Di pulau-pulau lain seluruh Indonesia tidak ada acara ini. Seandainya ada pun hanya sebagai rembesan dari pulau Jawa saja. Apalagi di negara-negara lain seperti Arab, Mesir, dan negara-negara lainnnya diseluruh dunia sama sekali tidak mengenal upacara tahlilan dalam kematian ini.

Dengan sudah mengetahui sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian yang terurai diatas, maka kita tidak akan lagi mengatakan bahwa upacara kematian adalah ajaran Islam, bahkan kita akan bisa mengatakan bahwa orang yang tidak mau membuang upacara tersebut berarti melestarikan salah satu ajaran agama Hindu. Orang-orang Hindu sama sekali tidak mau melestarikan ajaran Islam, bahkan tidak mau kepercikan ajaran Islam sedikitpun. Tetapi kenapa kita orang Islam justru melestarikan keyakinan dan ajaran mereka.

Tak cukupkah bagi kita Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yg sudah jelas terang benderang saja yang kita kerjakan. Kenapa harus ditambah-tambahin/mengada-ada. Mereka beranggapan ajaran Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam masih kurang sempurna.

Mudah-mudahan setelah kita tahu sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian, kita mau membuka hati untuk menerima kebenaran yang hakiki dan kita mudah-mudahan akan menjadi orang Islam yang konsekwen terhadap ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Ada satu hal yang perlu kita jaga baik-baik, jangan sekali-kali kita berani mengatakan bahwa orang yang matinya tidak ditahlil adalah kerbau. Menurut penulis, perkataan seperti ini termasuk dosa besar, karena berarti Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya serta kaum muslimin seluruh dunia selain orang pulau Jawa yang matinya tidak ditahlili adalah kerbau semua.

Sumber: http://www.andriansyah.tk/jejak-animisme/

2 Oktober 2015

Mengapa Kita Harus Ikut ‘Edan’?

Segala puji bagi Allah Rabb Jibril, Mika’il, dan Israfil. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi terakhir dan panutan terbaik untuk segenap insan. Amma ba’du.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56). Allah ta’ala juga berfirman (yang artinya), “Sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat seorang rasul yang mengajak: sembahlah Allah dan jauhilah thaghut/sesembahan selain Allah.”(QS. an-Nahl: 36). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Demi masa, sesungguhnya seluruh manusia benar-benar berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman, beramal salih, saling menasihati untuk menetapi kebenaran, dan saling menasihati untuk menetapi kesabaran.” (QS. al-’Ashr: 1-3)

Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammemegang kedua pundakku seraya bersabda, “Jadilah kamu di dunia ini sebagaimana layaknya seorang yang asing atau musafir yang sedang melintasi suatu jalan.” Ibnu Umar berkata, “Apabila kamu berada di waktu sore janganlah menunda-nunda hingga tiba waktu pagi. Dan apabila kamu berada di waktu pagi janganlah menunda-nunda hingga datang waktu sore. Manfaatkanlah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. Dan gunakanlah masa hidupmu sebelum tiba kematianmu.” (HR. Bukhari dalam Kitab ar-Riqaq)

Saudaraku, seolah-olah dunia ini telah menipumu. Ketika dunia dengan segenap perhiasannya mengelabui manusia dengan warna-warninya yang menarik nafsu dan mengundang minat para pemuda, datanglah syaitan berwajah manusia yang membisikkan ke telingamu, “Ayo, nikmatilah masa mudamu! Sekarang ini adalah saatnya untuk kamu menunjukkan jati dirimu! Ini adalah akhir pekan, ayo kita week-end di tempat yang istimewa, yang akan memuaskan kesenanganmu! Tak usah kau ragu, untuk apa kau sibukkan dirimu dengan buku dan rekaman-rekaman kajian itu? Nikmatilah, hidupmu! Bebaslah, jangan jadikan duniamu bagaikan penjara [!!!].” Inilah contoh ungkapan begundal syaitan yang gemar menipu dan menyesatkan keturunan Adam sejak dahulu.

Tahukah engkau, wahai saudaraku… Perjalanan hidup yang tidak lama ini, bagi seorang ‘musafir’ adalah ‘sepotong siksaan’ (qith’atun minal ‘adzab) yang melukai hati dan perasaannya. Jauh dari ‘sanak famili’, jauh dari ‘sahabat dan tetangga’, dan sangat jauh dari panutan kita yang sejati. Kita hidup di tengah keterasingan, namun beruntunglah orang-orang yang asing (al-Ghuroba’), yaitu yang berusaha untuk menghidupkan kembali Sunnah yang nyaris mati dan Aqidah yang telah luntur dari dada anak negeri. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Islam datang dalam keadaan asing, dan akan kembali dalam keadaan asing sebagaimana datangnya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing itu.” (HR. Muslim)

Saudaraku, yang dimaksud ‘orang asing’ di sini tentu saja bukan turis manca negara, yang kesana kemari berjalan dengan busana ketat dan mini, bukan pula wisatawan lokal yang kebingungan mencari kuburan wali untuk dikunjungi demi mencari berkah serta kelancaran rezeki. Tentu bukan itu, wahai saudaraku yang kusayangi… Akan tetapi orang yang asing itu adalah orang yang mempersembahkan sholat dan sembelihannya, hidup dan matinya, segalanya demi Rabb alam semesta. Orang-orang yang tidak terlalaikan oleh kehidupan dunia dari mengingat dan mengagungkan Rabb mereka. Orang-orang yang tidak menjual akheratnya demi mendapatkan secuil dunia yang hina dan tak berharga. Orang-orang yang memiliki keyakinan sebagaimana yang dikatakan oleh seorang penyair cendekia,

Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang cerdas
Mereka men-thalaq/menceraikan dunia karena khawatir akan fitnahnya
Mereka cermati isi dunia, maka tatkala

Mereka mengerti kalau ternyata dunia
Tidak layak untuk dijadikan tempat hidup selama-lamanya

Maka mereka ‘menyulap’ dunia menjadi samudera
Dan mereka gunakan amal salihnya sebagai bahtera
Yang berlayar di atasnya

Saudaraku, apa yang hendak kau katakan tentang generasi muda kita yang siang dan malam disirami dengan bisikan-bisikan syaitan dan disuguhi dengan atraksi-atraksi kemungkaran? Apakah yang ingin kau ungkapkan tentang kondisi teman-teman kita, yang dulu masih senang berkumpul di taman-taman surga (baca: majelis ilmu) kini telah beralih ke tepi pantai dan lereng gunung -di mana orang biasa berpacaran-, markaz-markaz game, atau bioskop-bioskop pribadi yang siap memuaskan pengunjung di dalam bilik-bilik internet di kota maupun pelosok-pelosok desa? Inikah yang mereka sebut sebagai kemajuan jaman dan peradaban yang tinggi itu? Ketika manusia sudah menjelma menjadi ‘binatang-binatang’ yang tidak lagi mengenal halal dan haram, tidak mengenal tauhid dan syirik, tidak peduli iman atau kekafiran, apalagi taat dan kemaksiatan… fa inna lillahi wa inna ilaihi raaji’uun.

Sungguh benar firman Allah ta’ala (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu dengan sebenar-benar ketakwaan kepada-Nya. Dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan sebagai muslim.” (QS. Ali Imran: 102). Allah ta’ala juga berfirman (yang artinya), “Taatilah Allah dan taatilah rasul dan wasapadalah, apabila kamu berpaling maka ketahuilah sesungguhnya kewajiban utusan Kami hanyalah menyampaikan dengan jelas.” (QS. al-Ma’idah: 92). Allah ‘azza wa jalla juga berfirman (yang artinya), “Akan tetapi kalian lebih mengutamakan kehidupan dunia, sedangkan akherat itu jelas lebih baik dan lebih kekal.” (QS. al-A’la: 16-17). Allah ta’ala juga mengingatkan (yang artinya), “Alif lam lim. Apakah manusia itu mengira dia akan dibiarkan mengucapkan ‘kami telah beriman’ kemudian mereka tidak diuji. Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka hal itu agar Allah mengetahui siapakah orang-orang yang benar dan siapakah yang dusta.” (QS. al-Ankabut: 1-3). Allah ta’ala juga memperingatkan (yang artinya), “Di antara manusia ada orang-orang yang mengatakan ‘kami beriman kepada Allah dan hari akhir’ padahal sesungguhnya mereka bukan orang-orang mukmin. Mereka hendak mengelabui Allah dan orang-orang yang beriman, padahal sebenarnya mereka tidak menipu siapa-siapa selain diri mereka sendiri. Namun, mereka tidak menyadarinya. Di dalam hati mereka terdapat penyakit, maka Allah pun tambahkan kepada mereka penyakitnya…” (QS. al-Baqarah: 8-10)

Kita hidup di saat sebagian besar para pemuda tidak berhasrat untuk menyelami kandungan ayat-ayat suci, tidak merasa enjoy dengan menyimak sabda-sabda Nabi, apalagi tergerak untuk menegakkan amar ma’ruf dan nahi mungkar di berbagai penjuru bumi. Mereka terlena oleh artis-artis film, penyiar-penyiar televisi, jadwal pertandingan bola kaki (baca: sepak bola), dan pusat-pusat perbelanjaan yang memanjakan pengunjung dengan barang-barang dan makhluk-makhluk yang menggiurkan. Mereka lebih mengenal seluk-beluk berita terkini selebriti daripada sejarah kepahlawanan para sahabat Nabi. Aduhai, di jaman apa kita sekarang ini?

Tidakkah kita ingat sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “La ilaha illallah. Hampir-hampir saja kebinasaan menimpa bangsa Arab akibat keburukan yang sudah dekat. Pada hari ini dinding yang menghalangi Ya’juj dan Ma’juj telah terbuka sebesar ukuran ini.” -Sufyan, salah seorang periwayat menggambarkan dengan melingkarkan jarinya seperti angka sepuluh-. Zainab binti Jahsy radhiyallahu’anha mengatakan, “Wahai Rasulullah, apakah kami akan binasa sementara di antara kami masih banyak orang salih?”. Maka beliau menjawab, “Iya. Apabila perbuatan maksiat telah merajalela.”(HR. Muslim dalam Kitab al-Fitan). Apabila kemaksiatan dengan berbagai macam bentuknya telah merajalela, maka apa jadinya nasib kita -wahai saudaraku-?!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah kalian melihat apa yang aku lihat? Sesungguhnya aku melihat tempat-tempat jatuhnya fitnah di sela-sela rumah kalian bagaikan tempat-tempat jatuhnya air hujan.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Fitan). Kalau di masa Nabi masih hidup saja, fitnah itu telah turun ke permukaan bumi bagaikan turunnya air hujan, maka bagaimanakah fitnah yang datang sesudah wafatnya beliau dan setelah berlalunya para khulafa’ur rasyidin, bukankah ia laksana terpaan gelombang lautan, dan seperti potongan-potongan malam yang gelap gulita. Ketika itu, di pagi hari seorang hamba masih berhias dengan nilai-nilai keimanan, namun di sore harinya dia telah terperangkap dalam jerat-jerat kekafiran, nas’alullahal ‘afiyah!

Maka sekarang jawablah pertanyaanku, wahai saudaraku… mengapa kita harus ikut-ikutan edan (gila) sebagaimana orang-orang yang telah terbius oleh tipu daya syaitan dan bala tentaranya? Apakah kita akan menjawab dengan jawaban orang yang ngawur, “Nek ora edan ora komanan.” Kalau tidak ikut gila nanti tidak kebagian. Maka ingatlah wahai saudaraku, … memang jatah untuk orang-orang yang beriman akan disempurnakan oleh Allah di akherat kelak, bukan di sini! Tidakkah kau ingat sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maukah kukabarkan kepada kalian tentang penduduk surga? Setiap orang yang lemah dan diremehkan. Seandainya dia berdoa dengan bersumpah atas nama Allah niscaya Allah kabulkan doanya.” (HR. Muslim). Beliau juga bersabda,“Betapa banyak orang yang rambutnya kusut dan ditolak di pintu-pintu gerbang, namun seandainya dia berdoa dengan bersumpah atas nama Allah maka Allah pasti kabulkan permintaannya.” (HR. Muslim). Lihatlah mereka -para penduduk surga- yang di dunia dihinakan dan diejek oleh manusia, namun di sisi Allah mereka jauh lebih mulia daripada para majikan dan raja-raja!

Untuk apa kau tukar akherat yang kekal dengan dunia yang sementara? Tidakkah kau ingat betapa luas dan besarnya neraka sehingga akan siap dan pasti muat untuk menyiksa siapa saja yang durhaka kepada Allah ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Pada hari ini -hari kiamat- neraka Jahannam didatangkan dengan tujuh puluh ribu tali kekang yang melekat padanya. Di setiap tali kekang itu terdapat tujuh puluh ribu malaikat yang menyeretnya.” (HR. Muslim).

Untuk apa kau tukar akherat dengan dunia, sementara di akherat nanti kematian akan disembelih dan binasa? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila penduduk surga telah memasuki surga dan penduduk neraka pun telah memasuki neraka, maka kematian didatangkan lalu diletakkan di antara surga dan neraka, kemudian ia disembelih. Lalu ada yang berseru, ‘Wahai penduduk surga, kematian sudah tiada! Wahai penduduk neraka, kematian sudah tiada!’. Maka penduduk surga pun semakin bertambah gembira, sedangkan penduduk neraka justru semakin bertambah sedih karenanya.” (HR. Muslim). Nah, kira-kira di manakah tempat yang nyaman ketika itu, di surga ataukah di neraka?

Ya Allah kami memohon kepada-Mu surga dan kami berlindung kepada-Mu dari api neraka.

Segala puji hanya bagi-Mu, yang tidak ada sesembahan yang benar kecuali diri-Mu. Salawat dan salam semoga terus tercurah kepada seorang hamba dan utusan-Mu, para sahabatnya, dan segenap pengikut setia mereka hingga kiamat tiba.

Yogyakarta, awal Dzulhijjah 1430 H
Yang selalu membutuhkan Rabbnya

Abu Mushlih Ari Wahyudi
-semoga Allah mengampuninya-



Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Artikel Muslim.Or.Id

29 September 2015

6 Gangguan Mental Yang diakibatkan oleh internet

Internet telah membuat banyak orang menjadi “gila”.Ada orang yang lebih mencintai internet melebihi rasa cinta kepada pasangannya.Ada juga orang yang rela tidak tidur demi chating dan browsing.Ada anak yang lebih memilih internet dari nasi.Dari orang dewasa hingga anak-anak memenuhi warung-warung internet, setiap harinya, karena “kegilaan” terhadap internet.

Ini dia ancaman ke 6 Gangguan mental saat kita sedang online di internet..

1. Gangguan kepribadian berupa emosi yang sebentar-sebentar meledak di saat online – mengamuk karena mudah tersinggung (Online Intermittent Explosive Disorder/OIED) 

Orang yang mengidap gangguan ini tampak normal pada awalnya. Beberapa hari atau jam sebelumnya mereka bisa saja melakukan pembicaraan-pembicaraan lucu atau komentar-komentar hangat. Akan tetapi beberapa saat kemudian berubah marah-marah dan mengumpat disebabkan sesuatu yang menyinggung perasaannya.

Kenapakah hal itu bisa terjadi di Internet? 

* Kebanyakan dari kita hanya bisa menahan hasrat untuk melakukannya di dunia nyata, yang apabila dilakukan mungkin bisa membuahkan sebuah tinju ke wajah kita.

* Di Internet kebanyakan pengguna menyembunyikan identitas aslinya, sehingga mereka dengan bebas mengeluarkan isi hati dan kemarahannya tanpa khawatir reputasinya menjadi jelek.

* Karena pengungkapan perasaan dalam bentuk tulisan sering terlihat datar dan tidak menggambarkan emosi dengan jelas, seperti halnya nada suara, mimik wajah dan bahasa tubuh lainnya di saat tatap muka langsung, sehingga orang cenderung menggunakan kata-kata yang tajam, kasar dan keras untuk mewakili sebuah perasaan tertentu.

2. Toleransi rendah terhadap kekalahan dalam forum (Low Forum Frustration Tolerance/LFFT) 

Digambarkan sebagai seseorang yang mencari-cari kepuasan segera atau penghindaran dari rasa sakit dengan segera. Pada awalnya mirip dengan perilaku anak tujuh tahunan yang menginginkan sebuah mainan, dan akan berteriak dengan menghentak-hentakan tangan dan kakinya agar segera mendapatkan apa diinginkannya.

Bagi orang yang suka menulis dan melakukan posting, sering kali merasa bahwa postingnya sangat sempurna. penulisnya hampir setiap waktu mengecek masuknya komentar yang baru diberikan pembacanya. Jika ia mendapat komentar-komentar miring penuh kritik, maka dengan cepat ia akan meluncurkan jawaban yang akan mematahkan tanggapan itu.

Jika tidak ada yang memberikan komentar, dia akan mengirimkan komentarnya sendiri – mungkin dengan nama lain – untuk meramaikan tulisannya.

Kenapakah hal itu bisa terjadi di Internet? 

Kegiatan itu membuat kita menjadi tidak sabaran, karena ingin segera melihat respon dengan dari pihak lain. Ketidaksabaran ini meminimalkan toleransi terhadap serangan yang menimbulkan ketersinggungan.

3. Munchausen di Internet - tukang cerita untuk membangkitkan rasa kasihan (Munchausen Syndrom)
 

Suatu kondisi di mana seseorang dengan sengaja membuat kebohongan, menirukan, menambah buruk suatu keadaan, atau mempengaruhi diri sendiri agar sakit dengan tujuan diperlakukan seperti orang sakit.

Kenapa hal itu bisa terjadi di internet? 

Sangat mudah melakukan kebohongan dalam kehidupan nyata, dan sepuluh kali lebih mudah melakukannya di internet, karena tidak ada seorang pun bisa memeriksa kebenaran fakta-faktanya

4. Gangguan kepribadian yang tergoda untuk memaksa orang lain pada saat online (Online Obsessive-Compulsive Personality Disorder/OOCPD) 

Gangguan kepribadian jenis ini bisa dijelaskan dengan contoh kegilaan akan tata bahasa. Ketika orang menemukan suatu kesalahan tata bahasa atau penulisan kata yang keliru dari orang lain dalam sebuah posting atau komentar, maka dia langsung menyerang dan dengan keras memprotesnya.

Kenapa hal demikian bisa terjadi di internet? 

Dalam kenyataannya penderita OCPD merasakan ketakutan yang tidak logis terhadap dunia yang lebih berantakan, lebih kotor dan lebih kacau dibanding seharusnya yang dia pikirkan; sehingga secara cepat keadaan menjadi lebih buruk, dan akan mengalami kehancuran sampai ada seseorang yang memperbaikinya.

Di Internet, setelah membaca setiap komentar-komentar, orang normal akan menderita nasib yang sama. Tata bahasa yang keliru, pilihan kata yang tidak tepat, atau bahasa gaul yang membingungkan, mendesak anda untuk mengoreksinya. Tidak sulit merasakan keinginan untuk melatih diri menggunakan bahasa yang benar

5. Low Cyber Self-Esteem (LCSE) atau penghargaan terhadap diri sendiri yang rendah (Seperti seseorang yang dibenci setiap orang, tapi tidak ada yang meninggalkannya) 

Di dalam kehidupan nyata ini disebut merendahkan diri sendiri atau perilaku pencarian perhatian.

Jika sampai kepada tingkat ekstrem, hal itu dapat berubah menjadi Online Erotic Humiliation atau pelecehan seksual secara online, di mana pelecehan menjadi sebuah tindakan nyata. Sehingga ketika anda mengatakan kepada seseorang agar melakukan sebuah tindakan seksual, mungkin dia akan menganggap hal itu penting dan dia dengan sungguh-sungguh akan melakukannya.

Kenapa hal itu bisa terjadi di Internet? 

Pencari perhatian mendapatkan apa yang diinginkannya, dan penghina diri sendiri mendapatkan cukup ketegangan untuk mengaktualisasikan dirinya yang intropet melalui sinyal-sinyal yang dikirimnya via keyboard.

6. Internet Asperger’s Syndrome 

Hilangnya semua aturan sosial dan empati pada diri seseorang, disebabkan tanpa alasan selain hanya secara kebetulan berhadapan dengan sebuah benda mati; berkomunikasi via papan tombol dan monitor pada suatu waktu.

Sindrom ini adalah bentuk halus dari autisme yang tampak berupa ketidakmampuan biologi untuk menunjukkan empati kepada manusia lain, mungkin disebabkan ketidakmampuan untuk mengenali isyarat nonverbal. Mereka secara terus-menerus bertingkah aneh dan mengganggu disebabkan mereka tidak mengetahui bahwa anda terganggu. Ada bagian dari otak mereka yang rusak.

(Beberapa kasus bunuh diri yang direkam dengan webcam – yang sebagian mungkin main-main – dan dipublikasikan di Internet. Untuk sekarang ini mungkin kita tidak yakin bahwa hal itu benar-benar terjadi, tetapi sebenarnya hanya masalah waktu.)

Kenapa hal itu bisa terjadi di Internet? 

Orang yang melakukan semua komunikasi online mereka menampilkan perilaku Asperger karena mereka ingin memberikan kesan ada kerugian yang sama pada diri sendiri. Di dalam hal ini, ketika kemampuan melihat respon dan mimik wajah atau ekspresi nonverbal sudah hilang, begitu juga dengan empati. Maka hal yang anda beritahukan hanya kepada orang yang tidak ada, karena itu hanyalah sekelompok kata-kata pada layar. Sekelompok kata-kata kecil yang tidak berarti.

Nah,tidak ada larangan untuk berinternet,akan tetapi beriternetlah dengan sehat,jagalah diri kita dan keluarga agar selamat dari sisi negatif internet.

Jangan biarkan diri kita dikendalikan oleh internet,tetapi kitalah yang harus mengendalikannya,dengan mengetahui batasan-batasan dan bertindak sesuai kewajaran dan tidak melebihi batas dalam ber internet.Terima kasih .semoga bermanfaat.

Sumber artikel kik disini

18 Juni 2015

Perlukah melepas baterai laptop pada saat dinyalakan terus menerus ???

Artikel ini saya copy dari teman saya Radite Putut yang diterbitkan pada 18 Juni 2011 jam 10:20 di facebook.com.

Sebenarnya para ‘pakar-pakar’ pembuat laptop di dunia sudah memprediksi akan kemungkinan baterai ini. Dan laptop pun sudah dirancang sedemikian rupa oleh mereka. Jadi kalau ada cara ‘melepas baterai’ atau ‘charge-discharging’ bukan solusi. Melepas baterai “Sangat Tidak Dianjurkan” oleh pembuatnya, alasannya jika tiba-tiba listrik mati atau tegangan naik turun akan merusak komponen hardware di laptop. Karena baterai juga berfungsi sebagai stabiliser dan back up laptop ketika listrik mati atau tegangan naik turun. JADI MAU PILIH LAPTOP RUSAK ATAU BATERAI BERKURANG KEMAMPUANNYA??? (harga motherboard laptop berapa kali harga baterai tuh) ckckck

Saya pernah mendengar pendapat aneh lagi.. “Jika battery sudah penuh, harus dicabut adaptornya”
Ini lebih parah lagi.. karena setiap battery itu memiliki cycle count..

Semakin sering charging (pengisian) lalu discharging (pengosongan) akan mengurangi cycle count itu. Jika cycle count nya sudah melebihi batas yang ditentukan, efeknya baterai drop.

Laptop jaman dekarang udah canggih lah, ada pemutus arusnya kalau baterai penuh, masa hal gini ga dipikir oleh pembuatnya?? THINK SMART DONG!

• Gunakan laptop seperti cara kerja PC, jika g ada listrik matikan saja
• Suatu Saat Kerja Batrei pasti akan menurun, Mending Rusak Batrei Daripada Rusak LAPTOP ato hardware lainnya..
Sumber : http://blog.fastncheap.com/

pengalaman pribadi Laptop yang sering saya lepas dari charger setelah batrey penuh, umur batrey menjadi lebih pendek buktinya batrey Laptop saya hanya berumur 1 tahun. sekarang saya juga lagi eksperimen juga untuk tidak melepas charging pada saat betrey penuh. Kalo memang ngedrop ya beli lagi saja kan batrey lebih murah dari pada Motherboard :P mending rusak motherboard atau batrey yang cuma seharga 1 jt ??? Yang terpenting adalah menjaga suhu dibagian batrey lebih stabil, karen abatre Li-ION tidak terlalu suka dengan suhu panas. kalo memang harus ganti batrei wajar lah batrei juga punya umur dan termasuk barang habis pakai pada Laptop :D Kalo memang harus ganti ya hitung saja sebagai ongkos perawatan laptop :D 1-2 th nabung sampe 1 jt kan ga masalah dari pada harus laptopnya yang rusak ????

7 Juni 2015

Tips Bermain Point Blank

Tips Bermain Game Online Point Blank. Seperti yang kita tau, game online paling populer saat ini adalah game online Point Blank. Hampir disetiap Warnet banyak yang bermain game online ini. Buat kamu yang suka main Point Blank, kali ini saya ada sedikit tips bermain game online Point Blank.

Gak usah banyak kata lagi dah, langsung aja kamu baca tips dan trik cara main game Point Blank dibawah.

Tips Trik Aman dan Sehat Bermain Game Online Point Blank :

1. Santai
Pengalaman dari pertama saya bermain adalah kalo mati pasti pasrah dan males main, jadi mendingan kabur deh. Tapi coba kita bermain santai deh, ini kan cuma sekedar permainan dan buat hiburan, jadi jangan terlalu serius. Usahain jangan sering kabur, karna kalo jumlah kabur banyak ntar kamu malah strezs.

2. Bergabung di Clan
Coba kamu bergabung ke sebuah clan di Point Blank. Di clan kamu bisa mendapat banyak pengalaman dari para Senior, kamu bisa tau cara” jitu ngadepin musuh saat war. Kamu bisa lebih santai, yang penting nurut sama Senior dan nurut Command jadi gak kena marah.

3. Sabar
Pengalaman waktu Frag menunjukan BATA adalah anggap aja melatih kesabaran, kamu gak perlu berkata RM *NJ*NG LAG ato semacemnya lah, kamu tinggal berkata “RM OUT DULU NTAR MSK LAGI”. Perkataan itu udah lebih dari cukup dan seharusnya RMnya sadar kalo koneksi warnet/rumahnya LAG jadi diharapkan “RM TIDAK BUTA CHAT”.

4. Jangan Sombong
Kalo misalnya kamu dikatain MAYOR COPO, DIAMOND T*D de es be. Anggap aja angin lalu, gak usah memakai acara by1 (soalnya pengalaman saya ditantang by 1, sana jg yang kalah kok ) asal jangan sombong aja nantang” by 1 ntar juga pasti hasilnya kalah kalo yang sombong (siapa tahu lho).

5. Main Belakang
Kal ada musuh jarak jauh trus kamu gak bisa ato istilahnya gak berani menyamperin musuhnya, gak usah disamperin.. Coba kamu muter balik, pasti ntar kamu dapet B*K*NG kok, lumayan puas juga kan biarpun cuma dapet B*K*NG.

6. Istirahat
Kalo kamu ragu”, jangan sekali” waktu CW napsu sama musuh.
Soalnya itu akan menjadi kelemahan kamu saat bermain, coba kamu deff sejenak minimal ya musuhnya mati 3 ato 4 lah.

Semoga sedikit tips ini ada manfaatnya

Sumbernya klik disini.

1 Maret 2012

Open Source dan Geliat Ubuntu for Android


Kemarin, Mark Shuttleworth mengumumkan kepada publik akan hadirnya sebuah kolaborasi antara sistem operasi yang ada di desktop dengan yang ada di telepon genggam. Sebuah kolaborasi yang kemudian disebut Ubuntu for Android ini membuat banyak orang kemudian ber-wow ria.

Sebagaimana diketahui Ubuntu adalah sistem operasi untuk desktop baik di rumah, sekolah, lab maupun kantor. Sedangkan Android adalah sistem operasi (yang biasa dijumpai) pada tablet, telepon genggam, jam tangan, hingga board ski.

Nah, Ubuntu for Android adalah sebuah sistem yang menghadirkan Android dan Ubuntu sehingga pengguna dapat menggunakan Ubuntu dari handphone Android hanya melalui monitor.

Namun, tidak hanya itu. Ubuntu for Android ini bukan sekedar mengakses Ubuntu dari Android melainkan menggabungkan keduanya ke dalam satu sistem operasi yang terpadu, seirama dan berjalan secara simultan. Ini adalah kolaborasi dua produk besar dan ternama dari dunia open source yang membuat kita terkagum.

Nyata sekali dan tidak dapat dipungkiri bahwa sifat open source yang ada pada kedua produk inilah yang menjadikan semuanya serba mungkin. Sifat terbuka dari kode sumber ini membuat developer paham akan isi masing-masing produk.

Dengan pahamnya isi produk maka akhirnya mereka mampu menyisipkan beberapa baris kode untuk menjadikan penyatuan ini mungkin. Jika salah satu bukan produk open source, apakah penyatuan ini tidak mungkin dilakukan? Mungkin, tentu saja.

Namun, akan memerlukan waktu yang jauh lebih lama dari yang dapat kita bayangkan. Dan pada akhirnya bisa menjadi tidak mungkin.

Katak Dalam Tempurung

Jangan jadi katak dalam tempurung, begitu bunyi pepatah kuno yang kita pelajari dulu sewaktu kecil. Dari sini kita belajar bahwa menjadi manusia yang cuma begitu-begitu saja itu tidak cukup baik. Harus mau membuka diri dan terbuka sehingga pada akhirnya belajar dan menemui banyak hal.

Ketika kita mulai membuka diri, ada saja sesuatu yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bisa tersenyum kala melihat kelucuan tingkah pengguna jalan, misalnya. Berkenalan hingga akhirnya akrab dengan seorang pujangga, mungkin. Mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Atau mungkin juga mendapatkan pasangan baru yang akan menjadikan hidup lebih berwarna. Ehm..

Begitu juga halnya dengan membuka kode sumber sebuah produk kepada publik. Dari sebuah produk yang, katakanlah cukup sempurna, bisa saja akhirnya hadir turunan produk dengan fitur lain yang belum pernah dipikirkan.

Mungkin juga akan hadir add-on atau plugin yang menjadikan produk lebih berkualitas. Atau bisa juga akhirnya produk ini menjadi lebih sempurna dan lebih berharga untuk pengguna maupun pembuatnya. Semuanya serba mungkin.

Tanpa disadari, menjadikan sebuah produk sebagai open source juga telah membuat kompetisi menjadi lebih hidup. Kode sumber yang dapat diakses oleh siapa saja dan keterbukaan untuk menjadikannya lebih baik menjadikan semuanya ikut andil dan berlomba untuk menjadikannya lebih baik. Semuanya berlomba untuk berkontribusi.

Ada yang dengan niat mengasah pengetahuan dan kemampuan. Ada yang cuma sekadar mengisi waktu luang. Ada juga yang mungkin berharap namanya akan tercatat dalam sejarah.

Ada banyak bukti yang bisa disebutkan dari produk open source yang menjadi lebih baik, baik produk maupun pengembangnya. Sebut saja Apache, Firefox, OpenOffice, MySQL, GIMP, Audacity, FileZilla, dan masih banyak lagi.

Semuanya berinovasi dan berkembang dengan pesat serta lebih cepat -- bahkan kadang dari yang dibayangkan sebelumnya. Pada akhirnya, banyak produk yang berbondong-bondong menyusul menjadi open source. Ada webOS dari HP, YSlow dari Yahoo!, HijackThis dari Trend Micro dam sensor HAL dari Sony.

Open source pada kenyataannya membuat semua pihak menang dan menjadi lebih baik. Toh, pada hakekatnya kita semua ingin membuat dunia ini menjadi lebih baik.

Mengutip sebuah kalimat dari orang bijak yang saya dengar ketika mengikuti Pramuka waktu sekolah dulu, banyak kepala itu lebih baik dari satu kepala saja.

Sumber: http://inet.detik.com

28 Februari 2012

Pelukis kartun Nabi mati dijilat api

Dalam laporan salah satu TV Arab Saudi , akhbar arab yang di terbitkan dari Arab Saudi melaporkan bahwa Kurt Westergaard seorang kartunis denmark yang melukis gambar Nabi Muhammad  Shallallahu 'Alaihi Wasallam tewas dalam sebuah kebakaran yang menimpa kartunis tersebut. Pemerintah Denmark berusaha sekeras mungkin untuk menutupi kejadian tersebut yang menyebabkan tewasnya kartunis Denmark tersebut.

Kurt Westergaard adalah seorang kartunis Denmark yang telah lancang dan berani membuat gambar Nabi Muhammad  Shallallahu 'Alaihi Wasallam  yang membuat umat islam murka dan turun kejalan jalan untuk mengecam tindakan kartunis denmark tersebut, Kurt Westergaard lelaki yang melukis kartun Nabi Muhammad  Shallallahu 'Alaihi Wasallam dengan niat menghina islam dengan kuasa Allah kartunis Denmark tersebut telah dikabarkan mati secara mengenaskan dengan tubuh terbakar tetapi media Denmark masih bungkam tentang apa penyebab yang menyebabkan terbakarnya kartunis Denmark tersebut.

Kematian Kurt westergaard adalah pelajaran bagi mereka yang suka menghina Nabi Muhammad  Shallallahu 'Alaihi Wasallam , ini adalah kuasa Allah dan Azab bagi para pengingkar...Subhanallah

Open Cbox